Pusat


Hary Tonoesoedibjo Diam-Diam Datangi Kantor Sri Mulyani Luruskan Utang BLBI

Tanggal Berita : 23-05-2022 || Unit : Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan


Hary Tanoesoedibjo diam-diam datangi kantor Sri Mulyani luruskan utang BLBI. Hari ini mendatangi kantor Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Hary Tanoe meninggalkan gedung itu sekitar pukul 11.00 WIB.

Di sisi lain, Direktur Hukum dan Humas DJKN, Tri Wahyuningsih Retno Mulyani mengatakan kedatangan Hary Tanoesoedibjo untuk meluruskan informasi yang salah terkait dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Wanita yang akrab disapa Ani itu menegaskan bahwa Hary Tanoesoedibjo tak ada kaitannya dengan dana BLBI.

“Ini adalah hak tagih negara yang berasal dari krisis perbankan tahun 1997-1998. Jadi, memang saat itu negara melakukan bailout melalui BLBI, yang sampai hari ini pemerintah masih harus bayar biayanya tersebut, yaitu bank sentral gelontorkan dana ke perbankan yang mengalami kesulitan waktu itu,” ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani.

BLBI adalah dana talangan yang diberikan negara melalui BI. Sayangnya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menemukan penyimpangan senilai Rp 54,561 triliun yang dilakukan oleh 28 bank penerima BLBI.



Narasumber  :  Tri Wahyuningsih Retno Mulyani
Kategori  :  Penegakan Hukum dan KKN
Jenis Media  :  Online
Nama Media  :  https://geosiar.com