Pusat


Jalan Tani di Tasain Belum Tuntas Dikerjakan

Tanggal Berita : 07-03-2022 || Unit : Perwakilan BPKP Provinsi Nusa Tenggara Timur


Warga Desa Tasain Kec. Raimanuk Ka. Belu memprotes kepala desa membangun proyek jalan Tani tanpa bermanfaat bagi warga, bahkan proyek tersebut belum rampung padahal dibangun pada tahun 2021 dengan anggaran Dana Desa.
Untuk membuktikan apa yang diprotesnya Maksimus mengajak pihak dari VN untuk melihat sendiri jalan tani, ternyata penahan jalan tani tersebut tidak digali hanya meletakkan satu bata lalu ditempel campuran, sehingga ketika banjir sebagian penahan rubuh. Maksimus mengatakan selaku masyarakat yang telah rela menghibahkan tanah secara gratis untuk pembangunan jalan tersebut merasa kecewa karena jalan tersebut belum rampung dan tidak dapat dilewati. Sehingga saat musim panen ini masyarakat harus berjalan jauh untuk mengangkut hasil panennya.
Sementara Kepala Desa Tasain, Amandus Koamesak mengatakan proyek jalan Tani itu belum rampung karena kerja terlambat yakni pada Oktober 2021 dengan panjang 350 m., karena transfer dana untuk kegiatan padat karya terlambat. Dia juga mengatakan masalah keterlambatan ini sudah diketahui oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) dan Inspektorat Kab. Belu. Dalam laporan pertanggungjawaban disebutkan proyek jalan Tani 90%. Inspektorat merekomendasikan agar dituntaskan namun harus menyesuaikan dengan cuaca.

Download Kliping

Narasumber  :  Amandus Koamesak
Kategori  :  Pembangunan Daerah Tertinggal dan Pembangunan Daerah Terluar
Jenis Media  :  Cetak
Nama Media  :  Victory News