Pusat


Ketua KONI Kampar Mangkir dalam Pemeriksaan Terkait Korupsi RSUD Bangkinang

Tanggal Berita : 25-11-2021 || Unit : Perwakilan BPKP Provinsi Riau


Penyidik Pidana Khusus Kejati Riau memanggil Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Kampar, Surya Darmawan. Pria disapa Surya Kawi ini dibutuhkan keterangannya terkait korupsi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang.

Sebelumnya, korupsi RSUD Bangkinang sudah menjerat dua tersangka, Rif Helfi Arselan dan Mayusri.

Panggilan terhadap Ketua KONI Kampar ini merupakan yang kedua kali. Pekan lalu, Surya tidak datang memenuhi panggilan penyidik untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Sebelumnya, Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Trijoko SH menjelaskan, pembangunan RSUD Bangkinang dilaksanakan PT Gemilang Utama Alen selaku pemenang lelang. Perusahaan ini diduga pinjam bendera untuk mendapatkan proyek tersebut tapi kemudian dikerjakan perusahaan lain.

Adapun manajemen konstruksi proyek ini dilaksanakan oleh PT Fajar Nusa Konsultan. Sesuai kontrak, proyek dimulai pada 17 Mei 2019 dan berakhir pada 22 Desember 2021.

Hingga tanggal itu, pekerjaan tidak selesai sehingga dilakukan adendum selama 90 hari kalender atau sampai 22 Maret 2020. Proyek ini bersumber dari APBD tahun 2019 bernilai Rp46 miliar lebih.

Hingga kini, bangunan di Jalan Lingkar Bangkinang itu tidak bisa dipakai masyarakat. Selain belum serah terima, bangunan tidak mampu dikerjakan oleh kontraktor.

"Berdasarkan perhitungan kerugian keuangan negara oleh auditor dari BPKP diperoleh nilai kerugian keuangan negara sebesar Rp8.045.031.044,14," kata Trijoko.

Download Kliping

Narasumber  :  Asisten Pidana Khusus Kejati Riau Trijoko SH
Kategori  :  Penegakan Hukum dan KKN
Jenis Media  :  Online
Nama Media  :  www.halloriau.com